Tour de Singkarak 2013


Ajang balap sepeda Tour de Singkarak yang telah diselenggarakan lima kali berturut-turut, mendapat apresiasi dari Amaury Sport Organization (ASO), penyelenggara Tour de France dan Paris Dakar Rally. "Terkejut dan senang dengan penyelenggaran Tour de Singkarak ini," ujar President ASO, Jean Etienne Amaury.

Jean menyatakan kaget melihat semangat dan kehebohan masyarakat yang menyaksikan balapan sepeda ini. "Ini pertama kali saya datang ke Sumatera Barat menghadiri Tour de Singkarak yang sudah lima kali diselenggarakan. Luar biasa," ujarnya.

Selain itu, Jean juga terkejut dengan pesona keindahan alam. "Daeran ini juga aman, sehingga even berlangsung dengan lancar," ujarnya.


Konsultan ASO, Graham Jones, juga mengaku terpesona dengan Tour de Singkarak. "Ini patut kita banggakan," ujar konsultas yang bertanggung jawab dalam racing development ini.

Menurut Jones, Indonesia telah berhasil memperlihatkan kemampuannya di kancah internasional, dalam menghelat event yang bergengsi ini.  Memang tak sebesar Tour de France yang telah diselenggarakan lebih dari 100 tahun. Tapi, Tour de Singkarak yang baru berlangsung lima tahun ini, mampu mengundang ratusan pembalap dunia," ujarnya.

Jones juga kagum dengan kerumunan masyarakat yang menyaksikan balapan di sepanjang jalan. "Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini kemajuan yang signifikan. Harus terus dipertahankan untuk dapat meraih tujuan yang lebih baik di tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, Commissaire 2 dari Union Cycliste Internationale (International Cycling Union), Michael Robb, mengatakan Sumatera Barat merupakan daerah yang unik dan pantas dikunjungi. Seni budaya yang mempesona, kelezatan kilunernya, panorama alam yang indah dan tak tertandingi. "Hal ini yang menjadikan Tour de Singkarak istimewa," ujarnya.

Robb berharap, ajang ini diikuti banyak pembalap dari negara-negara Eropa. Untuk mendongkrak potensi pariwisata daerah ini. Sebab, sebagai event balap sepeda kelas dunia, sudah seharusnya juga menjadikan Sumatera Barat sebagai tujuan wisata dunia.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan, bapalan sepeda ini telah dinilai dan masuk dalam kalender UCI. "Kita berharap bisa naik level. Dari 2.2 menjadi 2.1," ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan balapan yang menggabungan olahraga dengan wisata ini, merujuk pelaksanaan Tour de France. "Orang-orang penyelenggaran Tour de France dan UCI mengawal balapan kita ini. Jadi kita tak sembarangan dalam menyelenggarakannya," ujarnya.

Juara Tour de Singkarak 2013, Gharder Iranagh Mizbani, juga kagum dengan penyelenggaran balapan ini. Apalagi dengan keindahan alam yang disuguhkan Sumatera Barat. "Sepanjang balapan kita bisa menikmati pegunungan dan pesona alam lainnya," ujar pembalap asal Iran ini.

Tour de Singkarak 2013 dikuti 134 pembalap dari 24 negara. Pembalap melewati tujuh etape sepanjang 1057 kilometer yang melintasi 17 kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Tim Tabriz Petrochemical Cycling berhasil menjadi yang terbaik. Tim asal Iran ini menorehkan waktu 78 jam 27 menit 38 detik.

Sumber : http://www.tempo.co

Categories:

Leave a Reply