Tour de Singkarak 2013

Nama Sumatra Barat dewasa ini makin menggema, menyusul penyelenggaraan Tour de Singkarak (TdS) 2013. Ini merupakan kegiatan yang menggabungkan unsur olahraga yang menawarkan pesona keindahan wisata alam di dearah ini.

Kegiatan TdS digelar sejak 2009, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya. Iven ini digelar mulai 2 hingga 9 Juni.

TdS ini menyediakan hadiah total Rp1,2 miliar bagi pebalap tercepat. Kegiatan ini diikuti para pebalap dari 26 negara yang terdiri dari 22 tim. Mereka ini akan melahap tujuh etape da melewati 17 kabupaten dan kota di Sumbar.


Mengingat TdS menjadi ajang internasional, ini artinya Sumbar sudah menuju wisata dunia. Apakah TdS merupakan wisata kelas dunia? Pertanyaan ini jelas saja merupakan pekerjaan rumah yang besar bagi Sumbar bagaimana daerah ini bisa membangun iven bernuansa olahraga dan wisata dengan berkelas dunia, seperti halnya Tour De Langkawi (Malaysia), Tour De France (Prancis).

Untuk menuju wisata kelas dunia, Sumbar secara berkelanjutan harus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas yang diharapkan dapat menyadari bahwa kegiatan seperti TdS dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Program sadar wisata harus lebih digalakkan, tentunya. Di samping menumbuhkembangkan jiwa sportivitas, melalui berbagai pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet atau pebalap yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak bagi Sumbar di berbagai iven, tak hanya pada skala regional, nasional, bahkan internasional.

Tidak hanya pada sektor SDM, Sumbar juga harus membangun berbagai infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan-kegiatan wisata berkelas dunia. Bagaimana cara membangun infrastruktur berkelas dunia? Kita harus menyadari pemerintah punya kemampuan terbatas untuk membangunnya. Untuk itu, pemerintah harus secara aktif menarik investor dan memberikan kemudahan dan kenyamanan berinvestasi guna membangun berbagai sarana dan prasarana, seperti hotel-hotel, restauran, transportasi, serta membenahi berbagai objek wisata.

Jika hal itu dilakukan maka ke depan Sumbar akan menjadi salah satu kawasan yang menarik bagi investor untuk mengembangkan investasinya di daerah yang memiliki keindahan alam, seperti adanya sejumlah danau, pantai nan menawan, laut yang kaya dengan ikan-ikanya dan pemandangan di bawah laut, bukit barisan. Dengan demikian ke depan, wajah pariwisata Sumbar akan mengalami perubahan yang signifikan.

Atas perubahan itu, kunjungan wisatawan diharapkan meningkat. Jika kunjungan wisatawan bertambah tingkat hunian hotel juga akan meningkat pula dengan sendirinya. Di samping itu, restauran atau rumah makan juga akan makin menggeliat, tentunya.

Di samping itu, keindahan alam, kekayaan budaya, serta ekonomi kreatifnya juga akan terangkat. Kalaulah hal itu terwujud, maka perekonomian Sumbar akan meningkat dan angka kemiskinan juga akan makin berkurang. Dan, jelas Sumbar telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan devisa negara.

Sumber : hariansinggalang.co.id

Categories:

Leave a Reply